Saturday, August 29, 2026

Definisi Mahakarya Sesungguhnya!

Spill proses bikin Butterfly Wing Lamp pake 3D printer lokal, detailnya cakep parah no debat. Handmade with love buat kamar kalian yang butuh asupan estetik tingkat dewa.Plot twist: pas dinyalain langsung bikin vibenya adem banget. Sumpah, wajib punya satu sih! 👀 👇


#pijarkembaliklub #pijarkembali #pijarinsanindonesia #3dprinting #lamputidur




IG: https://www.instagram.com/p/Dcm71gsPvrX/

Share:

Thursday, August 27, 2026

Yuk Belajar ANSYS Structural dari Dasar! [FREE]

Di Webinar ANSYS Structural untuk Pemula, kita akan belajar secara praktis mulai dari Geometry, Meshing, Boundary Condition, hingga hasil simulasi. Kita juga akan membahas studi kasus Analisis Static Structural 1 Hull Kapal Katamaran.

Cocok untuk kamu yang baru mulai belajar ANSYS maupun yang ingin memperkuat dasar FEA & Structural Analysis.

🗓️ 02 September 2026

🕒 15.00–17.00 WIB

💻 Live via Microsoft Teams

🔥 Cocok untuk mahasiswa, pelajar, pemula, maupun kamu yang ingin mulai belajar engineering simulation.

Mau ikut? Scan QR Code pada poster dan daftar sekarang!🚀


IG: https://www.instagram.com/p/DciVmqdEdaX/

Share:

Friday, August 14, 2026

Mau bisa bikin desain 3D sendiri tapi masih bingung mulai dari mana? 👀

Yuk belajar Autodesk Inventor dari dasar!

Di Webinar Kelas Inventor Dasar, kita akan belajar secara praktis mulai dari Sketch 2D hingga menjadi model 3D. Cocok untuk pemula yang belum pernah menggunakan Inventor maupun yang ingin memperkuat dasar CAD.


🗓️ 19 Agustus 2026

🕒 15.00–17.00 WIB

💻 Live via Microsoft Teams


🔥 Cocok untuk mahasiswa, pelajar, pemula, maupun kamu yang ingin mulai belajar CAD.

Mau ikut? Scan QR Code pada poster dan daftar sekarang!




IG: https://www.instagram.com/p/DcATzPFj3QY/

Share:

Friday, July 24, 2026

3D Printer + Otak Pinter = Level Up Engineer

 Pernah kepikiran nggak...

gimana sih sebuah ide bisa jadi barang beneran?

Awalnya cuma gambar di CAD.

Terus masuk ke 3D Printer.

Pelan-pelan, layer demi layer...

sampai akhirnya jadi Rapid Prototype.

Yang tadinya cuma ada di layar,

sekarang udah bisa dipegang.

Ternyata bikin sesuatu itu seseru ini.

Ingat, ini investasi

Skill zaman ini

Kita bukan user, tapi maker



#pijarkembali

#pijarkembaliklub

#pijarinsanindonesia

#3dprinting

IG : https://www.instagram.com/reel/DbKwpDuRy6I/

Share:

Monday, July 20, 2026

Belajar Elektronika dari Nol Bersama PIND dan PIKACU: Saatnya Anak Muda Berkarya dan Berinovasi

Teknologi bukan hanya untuk dipelajari, tetapi juga untuk dicoba, dibuat, dan dikembangkan menjadi karya nyata. Semangat inilah yang mempertemukan Pijar Insan Indonesia (PIND) dengan PIKACU, sebuah komunitas anak muda yang memiliki semangat berkarya dan berinovasi.



Melalui kegiatan Pelatihan Dasar Elektronika, peserta diajak mengenal dunia elektronika dengan pendekatan praktis yang menyenangkan. Bukan sekadar memahami teori, mereka juga diperkenalkan pada komponen elektronik, rangkaian listrik, sensor, hingga konsep otomatisasi sederhana yang menjadi fondasi berbagai teknologi modern.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi untuk membuka ruang belajar teknologi bagi generasi muda, sekaligus mendorong mereka agar berani bereksperimen dan menciptakan sesuatu dengan tangan sendiri.

Belajar Elektronika Tidak Harus Dimulai dari Teori yang Rumit

Elektronika sering dianggap sebagai bidang yang sulit karena berkaitan dengan arus listrik, tegangan, hambatan, serta berbagai komponen yang terlihat rumit bagi pemula.

Padahal, dengan metode belajar yang tepat, elektronika bisa dipahami secara bertahap melalui praktik sederhana.

Dalam pelatihan ini, materi dirancang untuk memperkenalkan dasar-dasar elektronika, mulai dari memahami tegangan, arus, dan hambatan menggunakan analogi sederhana, mengenal papan proyek atau breadboard, hingga mencoba membuat rangkaian LED dengan baterai dan resistor.

Peserta juga diperkenalkan pada konsep rangkaian terbuka dan tertutup melalui penggunaan push button dan slide switch.

Pada sesi berikutnya, pembelajaran berlanjut ke pengenalan sensor cahaya atau Light Dependent Resistor (LDR), pengukuran menggunakan multimeter, serta konsep otomatisasi sederhana.

Salah satu contoh proyek yang menarik adalah lampu malam otomatis, yang memanfaatkan sensor cahaya untuk membantu mengendalikan nyala LED sesuai kondisi pencahayaan.

Melalui proyek seperti ini, peserta dapat melihat bagaimana konsep dasar elektronika diterapkan menjadi sistem yang memiliki fungsi nyata.

Pak Beny Y: Belajar dari Praktisi Elektronika dan Engineering

Pelatihan ini menghadirkan Beny Yudiantoro, salah satu Master Trainer dan Senior Engineer di Pijar Insan Indonesia.

Dengan pengalaman di bidang engineering dan elektronika, Pak Beny membawa pendekatan pembelajaran yang menghubungkan pemahaman konsep dengan penerapan praktis.

Pendekatan ini penting, terutama bagi pemula yang ingin mulai mengenal teknologi tanpa harus merasa terbebani oleh banyaknya istilah teknis.

Belajar dari praktisi memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami bahwa teknologi tidak berhenti pada pengetahuan di atas kertas. Setiap konsep dapat menjadi titik awal untuk melakukan eksperimen, menyelesaikan masalah, dan mengembangkan inovasi.

Bagi anak muda yang tertarik pada dunia teknologi, pengalaman seperti ini dapat menjadi langkah awal untuk mengeksplorasi bidang engineering secara lebih mendalam.

Kolaborasi PIND dan PIKACU: Membangun Ekosistem Anak Muda yang Inovatif

PIKACU hadir sebagai komunitas anak muda yang memiliki semangat untuk berkarya dan berinovasi. Kolaborasi dengan PIND membuka kesempatan untuk mempertemukan semangat komunitas dengan pengalaman pembelajaran teknologi yang aplikatif.

Bagi PIND, pengembangan kompetensi teknologi tidak cukup hanya dilakukan melalui pelatihan perangkat lunak atau pembelajaran di ruang kelas. Anak muda juga perlu mendapatkan kesempatan untuk mencoba, membuat prototipe, menguji ide, dan belajar dari proses eksperimen.

Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat memperluas akses terhadap pembelajaran teknologi serta menumbuhkan minat generasi muda pada bidang rekayasa, desain, dan inovasi.

Karena bisa jadi, sebuah rangkaian LED sederhana hari ini adalah langkah pertama menuju proyek robotika, sistem otomatisasi, atau produk teknologi yang lebih kompleks di masa depan.

PIND: Bukan Hanya 3D Design, tetapi Juga Mekatronika

Selama ini, Pijar Insan Indonesia dikenal melalui berbagai kegiatan pembelajaran teknologi dan engineering, termasuk desain 3D, desain mekanik, arsitektur, teknik sipil, serta teknologi 3D printing.

Namun, cakupan pembelajaran di PIND tidak berhenti di sana.

PIND juga membuka ruang eksplorasi di bidang elektronika dan mekatronika, yang menghubungkan mekanika, elektronika, sistem kendali, dan otomatisasi.

Bidang-bidang ini saling berkaitan dalam pengembangan produk dan sistem modern. Desain mekanik dapat dipadukan dengan sensor, aktuator, dan rangkaian kontrol untuk menghasilkan perangkat yang lebih cerdas dan fungsional.

Beberapa bidang pembelajaran dan eksplorasi teknologi di PIND meliputi:

  • 3D Design dan CAD Engineering: merancang komponen, produk, dan sistem mekanik menggunakan perangkat lunak desain teknik.

  • Mechanical Design: mengembangkan kemampuan perancangan mesin, komponen, dan mekanisme.

  • Architecture dan Civil Engineering: mengeksplorasi desain bangunan, pemodelan 3D, dan teknologi pendukung konstruksi.

  • 3D Printing dan Additive Manufacturing: mengubah model digital menjadi objek fisik melalui proses manufaktur aditif.

  • Elektronika dan Mekatronika: mempelajari rangkaian listrik, sensor, aktuator, dan otomatisasi melalui eksperimen serta proyek sederhana.

Beragam bidang ini membuka peluang bagi peserta untuk belajar lintas disiplin. Ide sebuah produk tidak hanya berhenti pada desain, tetapi dapat dikembangkan hingga menjadi prototipe yang benar-benar berfungsi.

Inilah semangat yang ingin dibangun PIND: Engineering First, Software Second. Memahami persoalan dan prinsip rekayasa terlebih dahulu, kemudian memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk menghasilkan solusi.

Dari Belajar Menjadi Berkarya

Pembelajaran berbasis proyek memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan hanya membaca materi atau menonton demonstrasi.

Ketika membuat rangkaian elektronika, peserta belajar mengenali komponen, memahami hubungan antarbagian, menguji hasil, dan mencari penyebab ketika rangkaian belum bekerja sesuai harapan.

Proses tersebut melatih ketelitian, logika, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah.

Nilai inilah yang penting untuk dikembangkan dalam pendidikan teknologi. Peserta tidak harus langsung menjadi ahli. Mereka cukup memulai dari satu konsep, satu eksperimen, dan satu proyek sederhana, lalu mengembangkannya secara bertahap.

Dengan dukungan komunitas, mentor, dan lingkungan belajar yang tepat, proses tersebut dapat menjadi awal perjalanan menuju dunia engineering dan technopreneurship.

Mari Berkolaborasi Bersama Pijar Insan Indonesia

Pijar Insan Indonesia (PIND) terus membuka peluang kolaborasi dalam pembelajaran teknologi, pengembangan keterampilan engineering, serta kegiatan berbasis proyek bagi pelajar, mahasiswa, komunitas, dan masyarakat umum.

Kami percaya bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk mengenal teknologi dan mengembangkan potensinya melalui proses belajar yang tepat.

Bagi komunitas anak muda, sekolah, perguruan tinggi, maupun organisasi yang ingin menyelenggarakan pelatihan teknologi, workshop, atau program inovasi bersama, PIND siap menjadi mitra untuk mengeksplorasi berbagai kemungkinan kolaborasi.

Saatnya tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga belajar menjadi pencipta solusi.

Kunjungi website Pijar Insan Indonesia di https://www.pijarinsan.id untuk mengenal lebih jauh program dan kegiatan PIND.

Ingin mengikuti pelatihan atau menjajaki kolaborasi bersama PIND? Hubungi tim PIND melalui kanal komunikasi resmi kami dan mari mulai proyek inovasi berikutnya!

Share:

Saturday, May 23, 2026

Upgrade Skill Mechanical Design: Pelatihan Autodesk Inventor untuk Engineer PT. Great Giant Food (GGF)

 Dari AutoCAD 2D menuju 3D Mechanical Design — meningkatkan kompetensi engineer melalui pelatihan Autodesk Inventor dari basic hingga advanced bersama Pijar Insan Indonesia (PIND).

Dari Menggambar Teknik Menuju Desain Mekanik 3D yang Lebih Terintegrasi




Di dunia industri, kemampuan menggambar teknik merupakan fondasi penting bagi seorang engineer. Namun, seiring berkembangnya teknologi manufaktur dan kebutuhan pemeliharaan mesin, kemampuan tersebut perlu terus ditingkatkan.

Engineer tidak hanya dituntut untuk membuat gambar 2D, tetapi juga memahami model 3D, konstruksi mesin, hubungan antarkomponen, serta dokumentasi desain yang mendukung pekerjaan engineering secara lebih efektif.

Inilah salah satu alasan pentingnya skill upgrading bagi tenaga engineering di industri manufaktur.

Pijar Insan Indonesia (PIND) berkesempatan menyelenggarakan Pelatihan Mechanical Design menggunakan Autodesk Inventor untuk para engineer PT. Great Giant Food (GGF), divisi Engineering Cannery Maintenance.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi tim engineering yang sebelumnya telah menggunakan AutoCAD dan ingin mengembangkan kemampuan menuju sistem desain mekanik berbasis 3D.

Mengapa Engineer AutoCAD Perlu Upgrade ke Autodesk Inventor?

AutoCAD telah lama digunakan dalam pekerjaan engineering, khususnya untuk gambar teknik 2D, layout, detail komponen, dan dokumentasi teknis.

Namun, ketika pekerjaan melibatkan komponen mekanik yang kompleks, perakitan mesin, dan pengembangan desain produk, pendekatan 3D parametric modeling menawarkan kemampuan yang lebih luas.

Autodesk Inventor merupakan software CAD 3D yang dirancang untuk kebutuhan desain mekanik dan rekayasa produk. Dengan pendekatan pemodelan parametrik, engineer dapat membangun model komponen, merakit berbagai part, serta menghasilkan gambar kerja dari model 3D.

Beberapa kemampuan yang menjadi alasan penting untuk mempelajari Autodesk Inventor antara lain:

  • 3D Part Modeling: membuat model komponen mekanik berdasarkan dimensi dan fitur desain.

  • Parametric Design: mengelola perubahan dimensi dan fitur melalui parameter serta hubungan desain.

  • Assembly Modeling: menyusun berbagai komponen menjadi satu kesatuan mekanik.

  • Engineering Drawing: menghasilkan gambar kerja 2D dari model 3D.

  • Design Modification: mempermudah proses pengembangan dan revisi desain.

  • Mechanical Documentation: mendukung penyusunan dokumentasi teknis untuk kebutuhan engineering dan manufaktur.

Bagi engineer yang sebelumnya terbiasa menggunakan AutoCAD, mempelajari Autodesk Inventor bukan sekadar berpindah software. Ini merupakan langkah untuk memperluas pendekatan kerja dari gambar 2D menuju pemodelan mekanik 3D yang lebih terintegrasi.

Dokumentasi Pelatihan Mechanical Design PT. GGF

Pelatihan Mechanical Design ini diikuti oleh para engineer dari divisi Engineering Cannery Maintenance PT. Great Giant Food.

Dalam dokumentasi kegiatan, peserta terlihat berdiskusi bersama, mempelajari model mekanik pada layar, serta membahas desain menggunakan perangkat komputer.

Suasana pelatihan dibuat interaktif agar proses pembelajaran tidak berhenti pada pengenalan menu dan perintah software. Pemahaman konsep desain, alur kerja pemodelan, dan penerapannya dalam pekerjaan engineering juga menjadi bagian penting dari proses belajar.

Bagi tim yang terlibat dalam kegiatan maintenance mesin industri, pemahaman model 3D dapat menjadi bekal untuk mendukung komunikasi teknis, visualisasi komponen, dan pengembangan dokumentasi desain sesuai kebutuhan pekerjaan.

Prinsip pembelajaran PIND: Engineering First, Software Second.

Artinya, software dipelajari sebagai alat untuk menyelesaikan persoalan engineering, bukan sekadar sebagai kumpulan perintah yang harus dihafalkan.

Materi Pelatihan Autodesk Inventor: Basic hingga Advanced

Program pelatihan disusun untuk membantu peserta membangun fondasi yang kuat sebelum melangkah menuju pemodelan dan desain mekanik yang lebih kompleks.

1. Basic Mechanical Design dan Pengenalan Autodesk Inventor

Tahap awal berfokus pada pengenalan lingkungan kerja, konsep desain 3D, dan alur kerja dasar Autodesk Inventor.

Peserta mempelajari bagaimana sebuah komponen mekanik dibangun dari sketsa 2D menjadi model 3D menggunakan fitur pemodelan parametrik.

Fondasi ini penting agar peserta memahami logika desain, bukan hanya menghafal langkah penggunaan perintah.

2. Part Modeling dan Parametric Design

Setelah memahami dasar software, pembelajaran berlanjut pada pembuatan komponen mekanik menggunakan berbagai fitur pemodelan.

Materi dapat mencakup Sketch, Constraints, Extrude, Revolve, Hole, Fillet, Chamfer, Pattern, Mirror, serta pengelolaan parameter desain sesuai kebutuhan pembelajaran.

Kemampuan ini menjadi dasar dalam membangun model komponen yang akurat, mudah dimodifikasi, dan mengikuti prinsip desain mekanik.

3. Assembly Modeling

Komponen mesin umumnya tidak bekerja secara terpisah. Berbagai part harus dirakit menjadi satu sistem mekanik yang saling terhubung.

Pada tahap assembly, peserta mempelajari konsep perakitan komponen, penggunaan constraints, hubungan antarkomponen, serta visualisasi susunan mekanik dalam bentuk 3D.

Pemahaman assembly sangat relevan untuk pekerjaan yang berkaitan dengan mesin produksi, peralatan industri, dan pengembangan desain mekanik.

4. Engineering Drawing dan Dokumentasi Teknik

Model 3D perlu dapat diterjemahkan menjadi informasi teknis yang bisa digunakan oleh tim engineering, workshop, maupun manufaktur.

Karena itu, kemampuan menghasilkan gambar kerja 2D dari model 3D merupakan bagian penting dalam alur kerja mechanical design.

Tahap ini menghubungkan proses pemodelan dengan kebutuhan dokumentasi teknik yang lebih terstruktur.

5. Advanced Mechanical Design

Setelah menguasai dasar pemodelan, engineer dapat melanjutkan pembelajaran menuju topik yang lebih kompleks sesuai kebutuhan industri.

Pengembangan kemampuan dapat mencakup desain parametrik lanjutan, pengelolaan model assembly, modifikasi desain, serta pendekatan pemodelan untuk komponen dan sistem mekanik yang lebih kompleks.

Materi advanced sebaiknya diarahkan pada persoalan nyata yang dihadapi peserta dalam pekerjaan sehari-hari, sehingga hasil pembelajaran dapat lebih relevan dengan kebutuhan industri.

Catatan: Rincian di atas merupakan gambaran cakupan pembelajaran Autodesk Inventor basic hingga advanced, bukan klaim bahwa seluruh topik tersebut telah diselesaikan dalam satu sesi pelatihan.

Autodesk Inventor dan Ekosistem Software Mechanical Engineering

Autodesk Inventor merupakan salah satu software penting dalam ekosistem desain mekanik. Namun, kebutuhan industri dapat berbeda-beda tergantung pada jenis produk, proses manufaktur, dan kompleksitas pekerjaan.

Beberapa software yang juga banyak digunakan dalam bidang mechanical design dan manufacturing antara lain:

  • AutoCAD — gambar teknik 2D, detail komponen, dan dokumentasi desain.

  • Autodesk Inventor — 3D mechanical design, parametric modeling, dan assembly.

  • SOLIDWORKS — desain mekanik 3D, pemodelan parametrik, dan perakitan.

  • Autodesk Fusion — CAD, CAM, dan pengembangan produk dalam satu lingkungan kerja.

  • Mastercam — pemrograman CAM untuk mendukung proses pemesinan CNC.

  • Autodesk Vault — pengelolaan data desain dan dokumentasi engineering.

  • Autodesk Nastran — analisis teknik berbasis simulasi, termasuk analisis struktural sesuai kebutuhan.

  • Autodesk Factory Design Utilities — perencanaan dan visualisasi layout fasilitas produksi.

  • Autodesk Navisworks — peninjauan model dan koordinasi proyek lintas disiplin.

Masing-masing memiliki fungsi dan kebutuhan penggunaan yang berbeda. Penguasaan software sebaiknya dibangun berdasarkan kompetensi yang ingin dikembangkan dan tantangan pekerjaan yang hendak diselesaikan.

Bagi engineer yang telah menguasai AutoCAD, Autodesk Inventor dapat menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas kemampuan menuju desain mekanik 3D. Selanjutnya, keterampilan tersebut dapat dikembangkan menuju simulasi, manufacturing, CNC, maupun pengelolaan data desain.

Siapa yang Perlu Mengikuti Pelatihan Mechanical Design?

Pelatihan 3D Mechanical Design tidak hanya relevan bagi engineer yang sudah bekerja di industri.

Program ini juga dapat menjadi pilihan bagi berbagai kelompok yang ingin meningkatkan kompetensi teknis.

1. Mechanical Engineer dan Maintenance Engineer

Untuk memperluas kemampuan dalam membaca, membuat, dan mengembangkan model 3D komponen maupun assembly mesin.

2. Engineer di Industri Manufaktur

Untuk meningkatkan pemahaman tentang desain mekanik, dokumentasi teknik, dan alur kerja pengembangan produk atau peralatan industri.

3. Drafter dan CAD Designer

Untuk mengembangkan keterampilan dari gambar 2D menuju pemodelan parametrik dan desain mekanik 3D.

4. Fresh Graduate Teknik

Untuk membangun keterampilan software engineering yang dapat mendukung portofolio, kesiapan kerja, dan pengembangan kompetensi profesional.

5. Perusahaan yang Ingin Meningkatkan Kompetensi Tim

Untuk memfasilitasi upskilling dan reskilling karyawan berdasarkan kebutuhan operasional, pengembangan desain, dan transformasi alur kerja engineering.

Latar belakang Teknik Mesin tentu sangat relevan, tetapi kebutuhan desain mekanik juga dapat bersinggungan dengan Teknik Industri, Teknik Elektro, dan disiplin teknik lainnya, bergantung pada jenis pekerjaan.

Pijar Insan Indonesia: Belajar Software dengan Pendekatan Engineering

Pijar Insan Indonesia (PIND) merupakan wadah pembelajaran dan pengembangan kompetensi di bidang engineering, digital design, dan technopreneurship.

PIND menghadirkan pembelajaran software teknik yang diarahkan pada penerapan, mulai dari konsep dasar hingga pengembangan keterampilan yang lebih lanjut.

Bidang pembelajaran PIND meliputi:

  • Mechanical Design menggunakan AutoCAD dan Autodesk Inventor.

  • CAD dan pengembangan produk menggunakan Autodesk Fusion.

  • BIM dan pemodelan konstruksi menggunakan Autodesk Revit.

  • Desain arsitektur dan visualisasi menggunakan SketchUp.

  • Pengembangan kemampuan manufacturing dan CNC sesuai program pembelajaran.

  • Teknologi 3D printing dan additive manufacturing.

  • Pengembangan kompetensi engineering melalui pembelajaran berbasis proyek.

Melalui pendekatan ini, PIND ingin membantu peserta tidak hanya memahami cara menggunakan software, tetapi juga mengembangkan pola pikir teknis yang dibutuhkan untuk menyelesaikan persoalan nyata.

Dokumentasi pelatihan bersama PT. Great Giant Food menjadi salah satu contoh kegiatan pengembangan kompetensi engineering yang disesuaikan dengan kebutuhan profesional dan industri.

Tingkatkan Kompetensi Mechanical Design Anda Bersama PIND

Apakah Anda seorang engineer yang masih menggunakan AutoCAD dan ingin mulai mempelajari desain mekanik 3D?

Atau Anda seorang fresh graduate yang ingin meningkatkan keterampilan CAD agar lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja?

Peningkatan kompetensi tidak harus dimulai dengan menguasai semua software sekaligus. Mulailah dari kemampuan yang paling relevan dengan bidang pekerjaan Anda, bangun fondasi yang kuat, kemudian kembangkan keterampilan secara bertahap.

Melalui program pelatihan Mechanical Design, Autodesk Inventor, dan software engineering lainnya, Pijar Insan Indonesia membuka peluang belajar bagi individu maupun perusahaan yang ingin mengembangkan kompetensi teknis.

Saatnya upgrade skill, tingkatkan kompetensi, dan bangun kemampuan engineering yang lebih siap menghadapi kebutuhan industri.

Konsultasikan Program Pelatihan Anda

Untuk informasi program pelatihan, kelas Autodesk Inventor, atau kebutuhan training khusus perusahaan, hubungi Pijar Insan Indonesia.


🌐 Website: https://www.pijarinsan.id
📸 Instagram: https://www.instagram.com/pijarinsanindonesia/


Share:

Tuesday, November 4, 2025

Ceritain dong pengalamanmu belajar bareng kami

Hey kamu… iya kamu!> Yang dulu pernah belajar di PIND gimana, udah kerasa upgrade skill-nya kan? 😎

Ceritain dong pengalamanmu belajar bareng kami ✨

Gimana rasanya waktu akhirnya bisa nguasain **Revit**, **SketchUp**, atau **AutoCAD** tanpa pusing sendiri?




Siapa tahu cerita kamu bisa jadi inspirasi buat calon “anak PIND” lainnya 👷‍♀️👷‍♂️

🗨️ Tulis testimoni kamu di kolom komentar, atau tag kami di halaman IG kami: [ Halaman IG ]

https://www.instagram.com/pijarinsanindonesia/p/DQnlg3JE5dj

👉 #BelajarDiPIND #SkillNaikLevel #AnakBIM #AutoCAD #SketchUp #Revit #PIND

😺 Kuy… ke **PIND** aja — tempat di mana skill profesionalmu mulai bertumbuh! 🚀✨

Share:

Sunday, August 31, 2025

🌟 BUM Pijar Al Hidayah: Inovasi, Edukasi, dan Pemberdayaan dalam Satu Gerakan

Badan Usaha Masyarakat (BUM) Pijar Al Hidayah lahir sebagai wadah ekonomi kreatif sekaligus pusat pemberdayaan masyarakat. Fokusnya sederhana tapi berdampak besar: menggabungkan teknologi, wirausaha, dan nilai dakwah menjadi sebuah gerakan nyata yang bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat sekitar.

Di BUM ini, kegiatan utamanya mencakup banyak hal—mulai dari ekonomi kreatif yang mendorong munculnya produk-produk inovatif, hingga edukasi & pelatihan yang membekali generasi muda maupun pelaku UMKM dengan skill yang relevan di era digital. Tidak hanya itu, ada juga program pemberdayaan UMKM agar lebih naik kelas, plus sentuhan dakwah kreatif supaya pesan kebaikan tetap menyertai setiap langkah usaha.

Menariknya, inisiatif ini tidak berdiri sendiri. PIND (Pijar Insan Indonesia) menjadi motor penggerak sekaligus inkubator dari lahirnya BUM Pijar Al Hidayah. Dengan pengalaman PIND dalam dunia pelatihan, 3D design, hingga technopreneur, BUM ini punya “rumah” yang solid untuk tumbuh dan berkembang.

Kolaborasi ini bukan cuma soal bisnis, tapi juga soal kebermanfaatan. Lewat program-program BUM, masyarakat bisa belajar keterampilan baru, memulai usaha kecil, hingga ikut terlibat dalam inovasi berbasis teknologi. Semua diarahkan agar lahir generasi kreatif yang bukan hanya konsumtif, tapi juga produktif dan mandiri.

Ke depan, BUM Pijar Al Hidayah siap melangkah lebih jauh. Dengan dukungan PIND sebagai inkubator, misi membangun masyarakat kreatif, religius, dan berdaya saing bisa semakin cepat terwujud. Dari desa, untuk bangsa! 🌍✨




Kunjungi Kami:
https://www.tiktok.com/@alhidayahtanjungsenang

Share:

Tuesday, August 26, 2025

🏗️ Bukan Sekadar Kursus! PIND Jadi Mitra Dosen dalam Riset & 3D Printing

PIND (Pijar Insan Indonesia) terus memperluas jangkauan kolaborasinya. Tidak hanya bersama mahasiswa, lembaga, atau para profesional industri, tetapi juga dengan dosen-dosen peneliti yang aktif mengembangkan ilmu dan teknologi. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa PIND bukan hanya tempat belajar skill teknis, tetapi juga ruang riset dan inovasi bersama.

Salah satu fokus penelitian yang saat ini sedang dikerjakan adalah di bidang modeling 3D dan manufaktur aditif (3D Printing). Teknologi ini bukan lagi sekadar tren, melainkan sudah menjadi bagian penting dalam pengembangan industri modern. Melalui kerjasama dengan dosen, PIND ikut terlibat dalam berbagai eksperimen dan riset yang bisa memberikan dampak nyata, baik untuk dunia pendidikan maupun industri.

Mulai dari pemodelan dan simulasi mesin, hingga pembuatan spesimen untuk uji material, semua proses dilakukan dengan pendekatan berbasis teknologi terkini. Hasilnya tidak hanya berupa prototipe, tetapi juga data penelitian yang bisa menjadi referensi bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Dengan begitu, mahasiswa dan masyarakat bisa belajar langsung dari proyek riset yang nyata, bukan sekadar teori di atas kertas.


Kolaborasi ini juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk ikut terlibat lebih dekat dalam dunia penelitian. Mereka bisa merasakan pengalaman nyata bagaimana sebuah ide dikembangkan, diuji, dan akhirnya diwujudkan menjadi produk atau temuan baru. PIND percaya bahwa keterlibatan langsung seperti ini akan menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan kesiapan menghadapi tantangan industri masa depan.

Dengan langkah ini, PIND semakin menegaskan perannya sebagai jembatan antara dunia pendidikan, penelitian, dan industri. Jadi, kalau kamu ingin bukan hanya belajar software atau teknis saja, tapi juga ikut merasakan atmosfer penelitian dan inovasi—PIND adalah tempat yang tepat buatmu. 🌟




--
Tereima kasih kepada Bapak Prof. Ir. Gusri Akhyar Ibrahim, S.T., M.T., Ph.D. dan Bapak Rizal Adi Saputra, S.T., M.T. ats kerjasamanya.

Kunjung IG kami
https://www.instagram.com/pijarinsanindonesia

Share:

Sunday, July 6, 2025

✏️ Belajar Gambar Teknik dari Nol? Bisa Banget!

Banyak yang mikir kalau gambar teknik itu ribet, susah, dan cuma bisa dikuasai sama mahasiswa teknik atau orang yang udah pengalaman. Padahal, faktanya kamu bisa banget belajar gambar teknik dari nol. Zero experience? No problemo! Di PIND (Pijar Insan Indonesia), kamu bakal diajarin step by step dengan software yang bener-bener dipakai langsung di dunia industri.



Kita mulai dari yang paling basic dulu, yaitu AutoCAD. Software ini jadi fondasi utama buat gambar teknik karena hampir semua perusahaan, kampus, dan dunia kerja menggunakannya. Dari gambar 2D sampai dasar-dasar desain teknik, AutoCAD bisa jadi pintu masuk kamu buat memahami dunia engineering yang lebih luas.

Setelah paham dasar AutoCAD, kamu bisa pilih jalur pengembangan sesuai minat. Kalau kamu tertarik di dunia arsitektur atau konstruksi, bisa lanjut ke SketchUp atau Revit. SketchUp bikin desain bangunan jadi lebih simpel, sedangkan Revit ngebawa kamu ke level yang lebih advance dengan konsep BIM (Building Information Modeling). Hasilnya? Kamu bisa bikin model bangunan 3D yang detail dan siap dipakai buat perencanaan proyek besar.

Tapi kalau kamu lebih condong ke dunia mesin dan produk kreatif, jalurnya beda lagi. Dari AutoCAD, kamu bisa lanjut ke Fusion 360 atau Autodesk Inventor. Nah, dua software ini cocok banget buat desain produk 3D printing, desain mesin, sampai bikin prototipe part industri. Bayangin aja, dari ide sederhana di kepala kamu, bisa diwujudkan jadi model 3D nyata dan bahkan langsung dicetak dengan printer 3D. Keren kan?

Belajar di PIND bukan cuma soal menguasai software, tapi juga membekali diri kamu dengan skill nyata yang dibutuhkan industri. Jadi meskipun kamu mulai dari nol, nanti kamu bisa punya kemampuan yang bikin lebih percaya diri masuk ke dunia kerja, bikin proyek sendiri, atau bahkan jadi technopreneur. 🚀

---

Kunjungi IG kami

https://www.instagram.com/p/DLyirm0Ta3n/?img_index=2

Share:

Saturday, July 5, 2025

🔩 Ngaku Anak Teknik, Udah Bisa Bikin Screw 3D?

Ngaku anak teknik, tapi udah bisa bikin screw 3D belum? Kalau kamu anak mesin, skill kayak gini tuh udah jadi wajib. Bukan cuma sekadar gambar 2D di kertas, sekarang dunia teknik menuntut kamu untuk bisa bikin model 3D yang presisi dan bisa langsung dipakai buat simulasi maupun produksi.


Salah satu software andalan yang bisa bantu kamu adalah Autodesk Inventor. Dengan Inventor, kamu bisa bikin desain part mesin dari yang paling sederhana sampai komponen kompleks dengan detail tinggi. Termasuk bikin screw, gear, atau bahkan rakitan mesin yang lengkap. Nggak cuma itu, Inventor juga bisa dipakai buat analisis pergerakan, kekuatan material, sampai simulasi kinerja mesin—jadi skill ini beneran berguna banget di dunia nyata.

Belajar 3D design bukan cuma soal “keren-kerenan”. Di dunia industri, kemampuan modeling 3D jadi tiket buat masuk ke proyek-proyek besar. Perusahaan butuh engineer yang nggak cuma bisa bikin gambar, tapi juga bisa kasih solusi lewat desain 3D yang siap diproduksi. Nah, di sinilah PIND (Pijar Insan Indonesia) hadir buat bantu kamu.

Di PIND, kamu bisa belajar step by step dari nol sampai bisa bikin desain part 3D yang kompleks. Nggak cuma Autodesk Inventor, tapi juga software lain yang relevan buat anak teknik, seperti AutoCAD, Fusion 360, sampai Advance Steel. Mentornya asik, materinya gampang dipahami, dan langsung bisa kamu praktikkan buat tugas kuliah, proyek, atau bahkan portofolio kerja.

Jadi, kalau kamu ngaku anak teknik sejati, jangan cuma jago teori doang. 🔧 Saatnya upgrade skill kamu dengan 3D design di PIND. Biar nanti pas ditanya “Udah bisa bikin screw 3D?” kamu bisa jawab: “Bukan cuma screw, mesin lengkap juga bisa!” 🚀








----
Share:

Wednesday, July 2, 2025

🏆 PIND Ikut Serta dalam LKS DIKMEN 2025 Lampung

🏆 PIND Ikut Serta dalam LKS DIKMEN 2025 Lampung

Tahun 2025 ini, PIND (Pijar Insan Indonesia) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan vokasi. Salah satu punggawa PIND, Insan Gunawan, dipercaya menjadi juri LKS (Lomba Kompetensi Siswa) Bidang CADD Mechanical Engineering pada ajang LKS DIKMEN Tingkat Provinsi Lampung.



Ajang bergengsi ini diikuti oleh para siswa SMK terbaik dari seluruh Lampung, yang bersaing menunjukkan keterampilan dan kompetensi mereka di bidang teknik gambar dan desain berbantuan komputer. Tidak hanya sekadar lomba, LKS menjadi wadah penting bagi generasi muda untuk mengasah skill, berkompetisi secara sehat, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja maupun industri.

Partisipasi PIND dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi kami terhadap perkembangan pendidikan teknik di Lampung. Dengan hadirnya praktisi langsung sebagai juri, diharapkan standar kompetensi yang dinilai benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.

Para pemenang di tingkat provinsi nantinya akan melangkah ke LKS Nasional, mewakili Lampung untuk bersaing dengan siswa-siswa terbaik dari seluruh Indonesia. Tentunya, ini bukan hanya soal kompetisi, tapi juga tentang membawa nama baik daerah dan membuktikan bahwa talenta Lampung siap bersaing di level nasional.

PIND bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan ini. Harapannya, semakin banyak kolaborasi positif yang bisa terjalin antara dunia pendidikan, industri, dan komunitas kreatif, agar lahir lebih banyak lagi talenta muda yang siap berinovasi. 🚀






Share:

Tuesday, June 17, 2025

Mau bikin desain jembatan? Bisa dong, Gak Hanya 'Gambar 3D' tapi Model Fisiknya Juga

 



🌉 Belajar Desain Jembatan 3D & Teknik Sipil Modern di PIND

Mau bikin desain jembatan? Bisa banget! Di era digital sekarang, desain teknik sipil nggak lagi berhenti di gambar 2D. Dengan software modern, kamu bisa bikin model 3D yang detail, realistis, dan siap jadi acuan pembangunan. Dan gak hanya sekedar jadi 'Gambar' tapi kamu bisa bikin model fisiknya pake 3D Printer. Ya, Jembatan Beneran! Kabar baiknya, semua skill itu bisa kamu pelajari lewat kursus di PIND (Pijar Insan Indonesia).

Di PIND, kamu bakal belajar menggunakan software populer seperti SketchUp, Revit, dan Advance Steel. SketchUp memudahkan kamu bikin model 3D dengan cepat, Revit membantu dalam alur kerja BIM (Building Information Modeling) yang lebih kolaboratif, sementara Advance Steel bikin kamu bisa merancang struktur baja dengan presisi tinggi—sangat cocok untuk desain jembatan dan konstruksi sipil lainnya.

Kenapa harus di PIND? Karena PIND nggak hanya ngajarin teori, tapi juga memberi pengalaman praktik langsung. Kamu bakal bikin project nyata, mulai dari konsep awal sampai model 3D yang bisa dipresentasikan. Mentor-mentor berpengalaman akan dampingi kamu supaya paham alur kerja profesional, dari tahap desain sampai simulasi konstruksi.

Selain skill teknis, belajar di PIND juga nambahin nilai portofolio kamu. Bayangin, kamu bisa nunjukin desain jembatan 3D hasil karyamu dengan Revit atau Advance Steel ke dosen, rekan kerja, atau bahkan calon klien. Itu jadi bukti konkret kemampuanmu dan bikin kamu lebih percaya diri di dunia profesional.

Jadi, kalau kamu mahasiswa teknik sipil, calon engineer, atau siapa pun yang pengen masuk ke dunia desain infrastruktur modern, jangan tunggu lagi. 🌟 Ayo belajar bareng di PIND, dan wujudkan ide-ide kreatifmu jadi desain jembatan 3D yang nyata dengan SketchUp, Revit, dan Advance Steel! 🚀

---
Kunjungi IG kami


Share:

Thursday, May 1, 2025

🔥 Waktu Luang Jadi Produktif: Belajar 3D Design Bareng PIND ✨

# 😎 Tanpa Waktu Kosong, Tanpa Kesepian! 🚀

Kalau ada waktu senggang, buat apa dihabisin dengan rasa bosan? Buat kami, lebih asik ngisi waktu dengan hal produktif dan kreatif! Di PIND, para pria kreatif ngumpul bareng untuk belajar 3D desain, mulai dari konsep dasar sampai proses cetak nyata menggunakan 3D printer. Hasilnya? Nggak cuma karya, tapi juga pengalaman seru yang bikin waktu jadi super berharga.


# 🖥️ Eksplorasi Software Keren: Inventor, AutoCAD, Fusion

Belajar desain 3D nggak lengkap tanpa software yang tepat. Makanya, kami eksplorasi Autodesk Inventor, AutoCAD, dan Fusion—tiga tools powerful yang bisa dipakai buat ngerjain ide-ide kreatif. Dari bikin model sederhana sampai desain kompleks, semua bisa diwujudkan dengan software ini. Setiap sesi belajar jadi kesempatan buat eksplorasi lebih dalam dan mengasah skill biar makin pro.


# ✍️ Dari Desain ke Prototipe Nyata

Belajar 3D desain bukan cuma berhenti di layar komputer. Setelah desain jadi, saatnya cetak prototipe dengan 3D printer! Di sinilah rasa puas itu muncul—melihat karya yang tadinya cuma bentuk digital berubah jadi benda nyata. Dari proyek kecil sampai ide besar, semuanya bisa diwujudkan bareng-bareng.


🤝 Kumpul Asik & Produktif di PIND

Kegiatan ini nggak cuma soal belajar, tapi juga kumpul bareng dengan vibes positif. Di PIND, setiap pertemuan jadi ruang untuk saling tukar ide, kolaborasi, dan tentu aja bersenang-senang. Jadi, siapa bilang waktu luang bikin kesepian? Kalau kami sih enggak, karena selalu ada hal baru yang bisa dipelajari bareng teman-teman kreatif.

😂 Pria Kesepian? LO AJA KALEE!

Belajar, nongkrong, berkreasi, dan bikin prototipe—itulah cara kami menikmati waktu luang. Jadi, kalau ada yang bilang pria itu gampang kesepian, mungkin jawabannya: *lo aja kalee!* 😁😁 Karena di PIND, kreativitas selalu jadi cara terbaik buat isi waktu dan bikin hidup lebih bermakna.


-----

Kunjungi IG kami

https://www.instagram.com/p/DK8X6JnTZJm

Share:

Friday, April 4, 2025

🔥 Biar gak Repot, pakai Revit! 🔥

Dengan Building Information Modeling (BIM) di Revit, desain jadi lebih cepat, presisi, dan bebas ribet! ✅ Model 3D interaktif, ✅ koordinasi lebih mudah, ✅ perubahan desain langsung update ke semua elemen.





Makin asyik kalau belajarnya di PIND (Pijar Insan Indonesia)! 📚✨

✅ Kurikulum up-to-date sesuai kebutuhan industri

✅ Mentor berpengalaman di dunia arsitektur & konstruksi

✅ Belajar dari nol sampai mahir dengan metode praktis

✅ Dukungan komunitas & jaringan profesional


Yuk, upgrade skill BIM-mu bareng kami! 🚀 

----

Kunjungi IG Kami:
https://www.instagram.com/p/DF7SNdsurQX

Share:

Hubungi Kami

Hubungi kami di +62 813-7973-7354
Atau isi fromulir berikut:

Name

Email *

Message *

Blog Archive