Sunday, August 31, 2025

🌟 BUM Pijar Al Hidayah: Inovasi, Edukasi, dan Pemberdayaan dalam Satu Gerakan

Badan Usaha Masyarakat (BUM) Pijar Al Hidayah lahir sebagai wadah ekonomi kreatif sekaligus pusat pemberdayaan masyarakat. Fokusnya sederhana tapi berdampak besar: menggabungkan teknologi, wirausaha, dan nilai dakwah menjadi sebuah gerakan nyata yang bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat sekitar.

Di BUM ini, kegiatan utamanya mencakup banyak hal—mulai dari ekonomi kreatif yang mendorong munculnya produk-produk inovatif, hingga edukasi & pelatihan yang membekali generasi muda maupun pelaku UMKM dengan skill yang relevan di era digital. Tidak hanya itu, ada juga program pemberdayaan UMKM agar lebih naik kelas, plus sentuhan dakwah kreatif supaya pesan kebaikan tetap menyertai setiap langkah usaha.

Menariknya, inisiatif ini tidak berdiri sendiri. PIND (Pijar Insan Indonesia) menjadi motor penggerak sekaligus inkubator dari lahirnya BUM Pijar Al Hidayah. Dengan pengalaman PIND dalam dunia pelatihan, 3D design, hingga technopreneur, BUM ini punya “rumah” yang solid untuk tumbuh dan berkembang.

Kolaborasi ini bukan cuma soal bisnis, tapi juga soal kebermanfaatan. Lewat program-program BUM, masyarakat bisa belajar keterampilan baru, memulai usaha kecil, hingga ikut terlibat dalam inovasi berbasis teknologi. Semua diarahkan agar lahir generasi kreatif yang bukan hanya konsumtif, tapi juga produktif dan mandiri.

Ke depan, BUM Pijar Al Hidayah siap melangkah lebih jauh. Dengan dukungan PIND sebagai inkubator, misi membangun masyarakat kreatif, religius, dan berdaya saing bisa semakin cepat terwujud. Dari desa, untuk bangsa! 🌍✨




Kunjungi Kami:
https://www.tiktok.com/@alhidayahtanjungsenang

Share:

Tuesday, August 26, 2025

🏗️ Bukan Sekadar Kursus! PIND Jadi Mitra Dosen dalam Riset & 3D Printing

PIND (Pijar Insan Indonesia) terus memperluas jangkauan kolaborasinya. Tidak hanya bersama mahasiswa, lembaga, atau para profesional industri, tetapi juga dengan dosen-dosen peneliti yang aktif mengembangkan ilmu dan teknologi. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa PIND bukan hanya tempat belajar skill teknis, tetapi juga ruang riset dan inovasi bersama.

Salah satu fokus penelitian yang saat ini sedang dikerjakan adalah di bidang modeling 3D dan manufaktur aditif (3D Printing). Teknologi ini bukan lagi sekadar tren, melainkan sudah menjadi bagian penting dalam pengembangan industri modern. Melalui kerjasama dengan dosen, PIND ikut terlibat dalam berbagai eksperimen dan riset yang bisa memberikan dampak nyata, baik untuk dunia pendidikan maupun industri.

Mulai dari pemodelan dan simulasi mesin, hingga pembuatan spesimen untuk uji material, semua proses dilakukan dengan pendekatan berbasis teknologi terkini. Hasilnya tidak hanya berupa prototipe, tetapi juga data penelitian yang bisa menjadi referensi bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Dengan begitu, mahasiswa dan masyarakat bisa belajar langsung dari proyek riset yang nyata, bukan sekadar teori di atas kertas.


Kolaborasi ini juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk ikut terlibat lebih dekat dalam dunia penelitian. Mereka bisa merasakan pengalaman nyata bagaimana sebuah ide dikembangkan, diuji, dan akhirnya diwujudkan menjadi produk atau temuan baru. PIND percaya bahwa keterlibatan langsung seperti ini akan menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan kesiapan menghadapi tantangan industri masa depan.

Dengan langkah ini, PIND semakin menegaskan perannya sebagai jembatan antara dunia pendidikan, penelitian, dan industri. Jadi, kalau kamu ingin bukan hanya belajar software atau teknis saja, tapi juga ikut merasakan atmosfer penelitian dan inovasi—PIND adalah tempat yang tepat buatmu. 🌟




--
Tereima kasih kepada Bapak Prof. Ir. Gusri Akhyar Ibrahim, S.T., M.T., Ph.D. dan Bapak Rizal Adi Saputra, S.T., M.T. ats kerjasamanya.

Kunjung IG kami
https://www.instagram.com/pijarinsanindonesia

Share:

Sunday, July 6, 2025

✏️ Belajar Gambar Teknik dari Nol? Bisa Banget!

Banyak yang mikir kalau gambar teknik itu ribet, susah, dan cuma bisa dikuasai sama mahasiswa teknik atau orang yang udah pengalaman. Padahal, faktanya kamu bisa banget belajar gambar teknik dari nol. Zero experience? No problemo! Di PIND (Pijar Insan Indonesia), kamu bakal diajarin step by step dengan software yang bener-bener dipakai langsung di dunia industri.



Kita mulai dari yang paling basic dulu, yaitu AutoCAD. Software ini jadi fondasi utama buat gambar teknik karena hampir semua perusahaan, kampus, dan dunia kerja menggunakannya. Dari gambar 2D sampai dasar-dasar desain teknik, AutoCAD bisa jadi pintu masuk kamu buat memahami dunia engineering yang lebih luas.

Setelah paham dasar AutoCAD, kamu bisa pilih jalur pengembangan sesuai minat. Kalau kamu tertarik di dunia arsitektur atau konstruksi, bisa lanjut ke SketchUp atau Revit. SketchUp bikin desain bangunan jadi lebih simpel, sedangkan Revit ngebawa kamu ke level yang lebih advance dengan konsep BIM (Building Information Modeling). Hasilnya? Kamu bisa bikin model bangunan 3D yang detail dan siap dipakai buat perencanaan proyek besar.

Tapi kalau kamu lebih condong ke dunia mesin dan produk kreatif, jalurnya beda lagi. Dari AutoCAD, kamu bisa lanjut ke Fusion 360 atau Autodesk Inventor. Nah, dua software ini cocok banget buat desain produk 3D printing, desain mesin, sampai bikin prototipe part industri. Bayangin aja, dari ide sederhana di kepala kamu, bisa diwujudkan jadi model 3D nyata dan bahkan langsung dicetak dengan printer 3D. Keren kan?

Belajar di PIND bukan cuma soal menguasai software, tapi juga membekali diri kamu dengan skill nyata yang dibutuhkan industri. Jadi meskipun kamu mulai dari nol, nanti kamu bisa punya kemampuan yang bikin lebih percaya diri masuk ke dunia kerja, bikin proyek sendiri, atau bahkan jadi technopreneur. 🚀

---

Kunjungi IG kami

https://www.instagram.com/p/DLyirm0Ta3n/?img_index=2

Share:

Saturday, July 5, 2025

🔩 Ngaku Anak Teknik, Udah Bisa Bikin Screw 3D?

Ngaku anak teknik, tapi udah bisa bikin screw 3D belum? Kalau kamu anak mesin, skill kayak gini tuh udah jadi wajib. Bukan cuma sekadar gambar 2D di kertas, sekarang dunia teknik menuntut kamu untuk bisa bikin model 3D yang presisi dan bisa langsung dipakai buat simulasi maupun produksi.


Salah satu software andalan yang bisa bantu kamu adalah Autodesk Inventor. Dengan Inventor, kamu bisa bikin desain part mesin dari yang paling sederhana sampai komponen kompleks dengan detail tinggi. Termasuk bikin screw, gear, atau bahkan rakitan mesin yang lengkap. Nggak cuma itu, Inventor juga bisa dipakai buat analisis pergerakan, kekuatan material, sampai simulasi kinerja mesin—jadi skill ini beneran berguna banget di dunia nyata.

Belajar 3D design bukan cuma soal “keren-kerenan”. Di dunia industri, kemampuan modeling 3D jadi tiket buat masuk ke proyek-proyek besar. Perusahaan butuh engineer yang nggak cuma bisa bikin gambar, tapi juga bisa kasih solusi lewat desain 3D yang siap diproduksi. Nah, di sinilah PIND (Pijar Insan Indonesia) hadir buat bantu kamu.

Di PIND, kamu bisa belajar step by step dari nol sampai bisa bikin desain part 3D yang kompleks. Nggak cuma Autodesk Inventor, tapi juga software lain yang relevan buat anak teknik, seperti AutoCAD, Fusion 360, sampai Advance Steel. Mentornya asik, materinya gampang dipahami, dan langsung bisa kamu praktikkan buat tugas kuliah, proyek, atau bahkan portofolio kerja.

Jadi, kalau kamu ngaku anak teknik sejati, jangan cuma jago teori doang. 🔧 Saatnya upgrade skill kamu dengan 3D design di PIND. Biar nanti pas ditanya “Udah bisa bikin screw 3D?” kamu bisa jawab: “Bukan cuma screw, mesin lengkap juga bisa!” 🚀








----
Share:

Wednesday, July 2, 2025

🏆 PIND Ikut Serta dalam LKS DIKMEN 2025 Lampung

🏆 PIND Ikut Serta dalam LKS DIKMEN 2025 Lampung

Tahun 2025 ini, PIND (Pijar Insan Indonesia) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan vokasi. Salah satu punggawa PIND, Insan Gunawan, dipercaya menjadi juri LKS (Lomba Kompetensi Siswa) Bidang CADD Mechanical Engineering pada ajang LKS DIKMEN Tingkat Provinsi Lampung.



Ajang bergengsi ini diikuti oleh para siswa SMK terbaik dari seluruh Lampung, yang bersaing menunjukkan keterampilan dan kompetensi mereka di bidang teknik gambar dan desain berbantuan komputer. Tidak hanya sekadar lomba, LKS menjadi wadah penting bagi generasi muda untuk mengasah skill, berkompetisi secara sehat, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja maupun industri.

Partisipasi PIND dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi kami terhadap perkembangan pendidikan teknik di Lampung. Dengan hadirnya praktisi langsung sebagai juri, diharapkan standar kompetensi yang dinilai benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.

Para pemenang di tingkat provinsi nantinya akan melangkah ke LKS Nasional, mewakili Lampung untuk bersaing dengan siswa-siswa terbaik dari seluruh Indonesia. Tentunya, ini bukan hanya soal kompetisi, tapi juga tentang membawa nama baik daerah dan membuktikan bahwa talenta Lampung siap bersaing di level nasional.

PIND bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan ini. Harapannya, semakin banyak kolaborasi positif yang bisa terjalin antara dunia pendidikan, industri, dan komunitas kreatif, agar lahir lebih banyak lagi talenta muda yang siap berinovasi. 🚀






Share:

Tuesday, June 17, 2025

Mau bikin desain jembatan? Bisa dong, Gak Hanya 'Gambar 3D' tapi Model Fisiknya Juga

 



🌉 Belajar Desain Jembatan 3D & Teknik Sipil Modern di PIND

Mau bikin desain jembatan? Bisa banget! Di era digital sekarang, desain teknik sipil nggak lagi berhenti di gambar 2D. Dengan software modern, kamu bisa bikin model 3D yang detail, realistis, dan siap jadi acuan pembangunan. Dan gak hanya sekedar jadi 'Gambar' tapi kamu bisa bikin model fisiknya pake 3D Printer. Ya, Jembatan Beneran! Kabar baiknya, semua skill itu bisa kamu pelajari lewat kursus di PIND (Pijar Insan Indonesia).

Di PIND, kamu bakal belajar menggunakan software populer seperti SketchUp, Revit, dan Advance Steel. SketchUp memudahkan kamu bikin model 3D dengan cepat, Revit membantu dalam alur kerja BIM (Building Information Modeling) yang lebih kolaboratif, sementara Advance Steel bikin kamu bisa merancang struktur baja dengan presisi tinggi—sangat cocok untuk desain jembatan dan konstruksi sipil lainnya.

Kenapa harus di PIND? Karena PIND nggak hanya ngajarin teori, tapi juga memberi pengalaman praktik langsung. Kamu bakal bikin project nyata, mulai dari konsep awal sampai model 3D yang bisa dipresentasikan. Mentor-mentor berpengalaman akan dampingi kamu supaya paham alur kerja profesional, dari tahap desain sampai simulasi konstruksi.

Selain skill teknis, belajar di PIND juga nambahin nilai portofolio kamu. Bayangin, kamu bisa nunjukin desain jembatan 3D hasil karyamu dengan Revit atau Advance Steel ke dosen, rekan kerja, atau bahkan calon klien. Itu jadi bukti konkret kemampuanmu dan bikin kamu lebih percaya diri di dunia profesional.

Jadi, kalau kamu mahasiswa teknik sipil, calon engineer, atau siapa pun yang pengen masuk ke dunia desain infrastruktur modern, jangan tunggu lagi. 🌟 Ayo belajar bareng di PIND, dan wujudkan ide-ide kreatifmu jadi desain jembatan 3D yang nyata dengan SketchUp, Revit, dan Advance Steel! 🚀

---
Kunjungi IG kami


Share:

Hubungi Kami

Hubungi kami di +62 813-7973-7354
Atau isi fromulir berikut:

Name

Email *

Message *

Blog Archive